Berhentinya Nazhir Badan Hukum

Berhentinya Nazhir Badan Hukum

By

Sebagaimana nazhir perseorangan dan organisasi, nazhir badan hukum juga dapat berhenti dan diberhentikan. Hal tersebut jika pengurus pusat badan hukum tersebut tidak dapat menjalankan kewajibannya. Selain diberhentikan juga diganti hak kenazhirannya oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) dengan memperhatikan saran dan pertimbangan MUI setempat.

Salah satu kewajiban dari pengurus pusat  badan hukum yang menjadi penyebab berhentinya badan hukum tersebut sebagai nazhir, yaitu menyelesaikan permasalahan jika nazhir perwakilan daerah dari suatu badan hukum tidak melaksanakan tugas atau melanggar ketentuan larangan dalam pengelolaan dan pengembangan harta benda wakaf, sesuai dengan peruntukan yang tercantum dalam Akta Ikrar Wakaf (AIW).

Selain itu, dalam jangka waktu satu tahun sejak AIW dibuat. Jika nazhir badan hukum tidak dapat melaksanakan tugasnya, maka kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dapat mengusulkan kepada BWI untuk pemberhentian dan penggantian nazhir. Hal ini dapat dilakukan baik atas inisiatif sendiri maupun usulan dari wakif serta warisnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Terbaru