Mendaftarkan Nazhir Badan Hukum - WAKAF AR RISALAH
Mendaftarkan Nazhir Badan Hukum

Mendaftarkan Nazhir Badan Hukum

Selain nazhir perseorangan dan organisasi, juga terdapat nazhir badan hukum. Dalam proses pembentukannya, nazhir badan hukum wajib didaftarkan melalui Kantor Urusan Agama (KUA) setempat. Jika tidak terdapat KUA di daerah tempat tinggal. Maka pendaftaran dapat dilakukan melalui KUA terdekat, kantor Departemen Agama atau perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) di provinsi/ kabupaten/ kota.

Untuk membentuk nazhir badan hukum, persyaratan yang mesti dipenuhi yaitu badan hukum tersebut bergerak di bidang sosial, pendidikan, kemasyarakatan, dan keagamaan Islam. Kemudian, pengurus badan hukum harus memenuhi persyaratan nazhir perseorangan. Dan salah seorang pengurus harus berdomisili di kabupaten/ kota letak benda wakaf berada.

Selain itu, badan hukum tersebut harus memiliki salinan akta notaris tentang pendirian dan anggaran dasar badan hukum yang telah disahkan oleh instansi berwenang, daftar susunan pengurus, anggaran rumah tangga, program kerja dalam pengembangan wakaf, daftar terpisah kekayaan yang berasal dari harta benda wakaf atau yang merupakan kekayaan badan hukum dan surat pernyataa bersedia di audit. Setelah semuanya lengkap, berkas persyaratan tersebut dilampirkan pada permohonan pendaftaran.

Berita lainya